Finally, I must face the fact that July is ready to leave.
Tuesday, 31 July 2007
Bye July
Finally, I must face the fact that July is ready to leave. Monday, 30 July 2007
Kupu on the final July
Last week was my birthday, and today is one of my friends’ birthday. Happy birthday to you, honey. I luve you, as much as you don’t know that we actually do love each other without expressing it seriously. But loving each other doesn’t mean that we must build a serious relationship for future preparation. The most satirfactory thing to be your friend is when I can find it inside you. I can say that I love you without we have to have ‘that relationship’. Hopefully we are always kept to make this kind of feeling in the right line.Sunday, 29 July 2007
Having HAPPY Weekend!
It’s very great! That’s a big refreshing, a real weekend after having a bit hectic day this month. Today is the holiday, should be. Yes, and I got it! Thanks God, coz I and my bestfriends explored our feeling in the middle of the river, right on the boat. Screaming and singing and ‘shaming’ ourselves today. Oooh, what a happy weekend!What about me, myself? Yea, I am too much thinking about many things till I forget to be a good manager for myself. I today even didn’t know that I have that feeling again, and tonight I trash it away with this nite dream. Good night.
Saturday, 28 July 2007
No MORE

Friday, 27 July 2007
Welcome Back!

Why that wasn’t the answer that I hope? Yes, because I want her to be able in writing, also. As I feel in me today, I think that I’m a bit helped by what I can do. Thanks God. It’s not the biggest that I have, but YOU have what I call as the biggest!
Monday, 23 July 2007
Masih ULTAH dan INDAH

”Today 2 person asked me about you. I gave them your details and contact. They’ll be finding you soon. Their names are HAPPINESS and SUCCESS. Happy Birthday moga semua keinginannya tercapai + tambah ingat dengan diatas, tambah baek, be yourself and also have friends like me to share your life. Don’t forget thanksful to God. Met ultah”
“Happy B’day miss. Semoga panjang umur, murah rezeki, tambah cantik, terus tercapai semua yang diinginkan. Pokoknya jadi lebih baik deh, amieen”
“Yaaah… 20 ya din? Tue dah. Tak disangke-sangke bise gak kite ni bekepala 2. Baek-baek jak ye din, harus better than before, tingkatkan ibadah dan taqwa”
”Seuntai kata terucap, meski tanpa suara, jabat tangan dan hadiah. Met ultah ya, moga tambah dewasa, sgala terwujud dan yang paling penting tambah mendekatkan diri kepada Allah. Usia bertambah satu berarti kesempatan hidup di dunia berkurang 1”
”Happy b’day ya dini... semoga panjang umur, sehat selalu, murah rezeki, cepat dapat jodoh.. amien. Pokoknya tambah semuanya”
”Pagi twenty, duh met ultah ya din. Semoga makin tambah umur, dini tambah rejeki. Tetep dewasa dan selalu dalam lindunganNya. Terus moga-moga semua keinginanmu tercapai dan impianmu menjadi kenyataan”
“In this wondeful time, all the joy’ll gather, all the pray’ll be spoken. Hopefully you could be a better person and surely be an older person. ‘Appy B’day to my fren”
“Selamat ulang tahun ya. Semoga diberikan umur yang panjang dan sehat selalu. Sekali lagi, Happy Birthday ya Mbak Dini”
“Happy B’day ya kak Dini.. Moga panjang umur, sehat selalu, murah rezeki, tambah dewasa, tambah cantik, tambah pintar, tambah rajin ibadahnya, dll, amieen…”
“Ooooi… happy b’day to you my narsis fren, udin marudin. Wish you all the best. Moga-moga smakin bijak dalam memaknai hidup, diumurmu yang smakin berkurang ini. Amien. Luv u”
“Met ultah dini yang udah kepala dua. Semoga diberi lapang dada dan kesabaran yang tinggi. Amin…”
“Happy Birthday untuk dini, semoga makin banyak pendengarnya, makin berbakti kepada orang tua…….”
“Py birthday ya ukhti, moga tambah berkah hidupnya dan disayang Allah, orang tua, teman-teman and of course all friends at night private class…”
“Happy birthday to you2 eh jadi 4 kali (hehe pasti langsung nyanyi tu…) panjang umur, murah rezeki, dapat jodoh yang baek dunia akhirat. Amieen…”
“Happy Birthday udin… Moga banyak cowok… tapi satu suami.Moga jadi anak soleha.Moga makin pintar. Moga makin cantik. I love u my best friend, kamek sayang me ko din, miss you. Met ultah ye din, we are best friend forever. Met ulang taun, moga panjang umur. Muah”
“Happy Birthday ya dhini. Smoga seiringnya waktu yang bergulir membuat hidup kita semakin bermakna. Semoga dini panjang umur, murah rezeki”
“Met reply year! Eh salah, pakai bahasa indo jakla. Selamat ulang tahun dini haiti zulfadhli eh salah lagi, zulfany. Tetaplah menjadi dini yang ceria, cerdas, cakep, ceke cenyum, and hidup selalu terancam (terancam sukses). Tingkatkan kwalitas iman, sehingga produk tingkah laku yang dihasilkan dapat diterima di produsen kehidupan yang menanti di hari penimbangan dosa yang udah kita lakukan”
“Tetapla menjadi sahabat yang selalu ada di saat semuanya tidak ada karena kamu akan dapatkan semua orang ada di saat kamu sendiri. Tetaplah menjadi sahabat yang selalu ceria di saat semuanya sedih karena kamu akan dapatkan semua orang menghibur di saat kamu sedih, dan yang terakhir, tetapla menjadi sahabatku sahabat yang tidak bisa ku ungkapkan dengan kata apapun arti kehadiran dalam hidupku. Yang jelas, you have painted my live. Sorry coz I can’t be in your samping di saat-saat yang paling bahagiamu. I can’t be special when you are my special, and I can’t be the pertama when you are my first. I can’t make you happy when you can do it for me. Happy birthday my cute luthu baik imut manis dkk friend”
“Usia adalah satu hal yang paling penting peranannya dalam menjalin untaian-untaian cerita hidup sehingga menjadi bait-bait sejarah hidup yang terindah. Ia juga menjadi alat penyatu puing-puing cerita hidup menjadi bangunan kehidupan yang terjalin dengan kebersamaan yang mesra, cinta yang indah, serta kasih sayang yang penuh rindu. Karena usia juga, kita dapat bertemu dari dua makhluk yang tidak saling mengenal menjadi sahabat yang dapat merasakan kekurangan serta kerinduan pada saat berpisah. Namun usia juga merupakan sebuah misteri yang didalamnya tersimpan jutaan rahasia masa depan yang tak seorangpun bisa mengetahuinya. Namun dibalik semua itu, usia juga bisa menjadi satu hal yang dapat menjadikan kita orang yang paling hina, nista, serta tersiksa di neraka jika kita tidak menempatkan fungsi usia itu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh pencipta usia itu sendiri. Jadikanlah usia itu alat untuk kebahagiaan abadi nan syahdu penuh rindu dengan terus meningkatkan taqwa dan ibadah kepada Allah SWT dan berdoa agar apa yang kita inginkan tercapai sehingga dengan usia yang panjang itu membuat kita semua tertawa sebagai hasil dari senyum yang selalu ditebar dan menyebar syahdu di ruang rindu. Tetaplah menjadi sahabat yang selalu ada disaat sama”
Note: itu sms terpanjang yang pernah saya terima dalam hidup saya.
“Happy Birthday ya. Moga panjang umur, sehat selalu, dan murah jodohnya”
“…….Happy Birthday Udin….!!! Happy Birthday Udin…!!! Happiiii Birtdaaaaay tu diNNiiieee…!!!happy Birthday to you… met milat ye mudah-mudahan umurnya tambah berkah dan makin SHOLEHAH… Amiiiin!!!”
“Met ultah, moga panjang umur, cepat dapat cowo, banyak rejeki, bisa jamin aku nonton. Amien. Semoga di tahun ini banyak pelajaran yang berarti dan bermanfaat”
“Troubles, as light as air::Luv, as deep as the ocean::Friends, as solid as diamonds:: Success, as bright as gold::These are my wishes for you, today and everyday. Happy Birthday”
“Dini Haiti Sweety Baby… Kata kalender hari ini umur you bertambah 1 tahun ya… kalo gitu met ultah ya… wah udah kepala 2 nich. Kira-kira udah nyiapin plan belom buat kedepannya… kalo udah, aku Cuma bisa doakan mudah-mudahan semuanya bisa terlaksana dengan sukses dan lancer, sukses juga buat karir, rejekidan jodoh ya, AMINN…!”
“Happy Birthday panjang umor hehe sukses for your life. I hope kamu tambah dewasa menghadapi hidup yang semakin banyak tantangan. Ceileee… lilinnye udah bebek”
“Dini met ultah ya… Semoga dapat pacar lagi dan langgeng…”
“Happy B’day sist for your 20th. Tetap sehat, selalu sukses, tambah dewasa. Abang tak ada yang mo diberikan neh slaen doa. Tetap sabar dalam jalani hidup”
”Met ultah ye din! Semoga panjang umur, murah rezeki, makin tambah cantik, makin tambah alim, makin berkarir, dan jadi ibu guru yang baik hati!”
”Met ultah sayang... panjang umur, banyak rejeki, berbakti ma ortu, dan dirahmati Allah SWT”
”Always win. If life is a journey, i wish you’ll always walk on roses... may your birthday bring peace, joy, happiness, prosperity, good health to you and your family. Luph you”
“Met ulang taon ye, semoga selalu dalam ridho, hidayah Allah, dan semoga akan mendapatkan yang terbaik. Amien”
Well, untuk menjadi seorang yang lebih baik bukanlah sesuatu yang gampang untuk benar-benar diwujudkan. Namun, saya akan berusaha. Setidaknya, saya hari ini telah introspeksi bahwa sepanjang tahun ini, ada cukup banyak kesalahan bodoh yang dulu pernah saya biarkan berlarut-larut dan mengabaikan perhatian orang-orang yang saya sayangi. Tentu saja, tidak akan ada kebodohan semacam itu lagi *semoga, dan saya berjanji tidak akan ada* di tahun ke 20 saya melangkahkan kaki menjejak karir untuk membuatnya menjadi lebih berarti bagi orang lain –semuanya, dampak yang akan menyebar untuk kepentingan ukhrawi pula-.
Tidak banyak harapan, sekali lagi. Hanya satu: Menjadi Wanita *sudahkah saya wanita?* yang lebih baik. Semoga tahun depan saya adalah wanita berusia 21 tahun yang lebih baik daripada 20 tahun hari ini.Sunday, 22 July 2007
The "D" Day!

Alhamdulillah the day that I always talk about is coming today!
Well. Let’s make a wish!
Just one wish: to be a BETTER WOMAN!
“Begitu dini sms ini, kukirim tuk sampaikan butir-butir kata emas. Met ultah Dini. Moga doa dan ikhtiarnya dicontoh tuk motivasi dini ke depan”
“Happy B’day. Hope you will be the best for your live”
“Semoga dini selalu bahagia, tercapai semua harapan dan cita-citanya, dan makin sukses di saat bertambahnya usia”
“20 tahun menjalani hidup pastilah banyak suka dan dukanya. Suka menjadi hal yang sangat menyenangkan, tapi tidak semua duka menjadi lara, tergantung bagaimana menyikapinya. Selamat Ulang Tahun Dinie”
“Happy Birthday.. Semoga tambah dewasa dalam bersikap. Semoga setiap pintu rezeki terbuka untukmu. Semoga setiap langkahmu diridhai-Nya. Semoga setiap ucapanmu adalah doa bagi kebaikanmu”
“Met ultah coy… semoga panjang umur, sehat selalu, tercapai semua cita-citamu dan semoga yang kita lakukan mendapat Ridho Allah SWT dan semoga kita dapat menemukan cinta sejati hanya kepada Allah SWT”
“Ya Allah, Jagalah sahabat tercintaku, berkahi usia yang semakin bertambah, ridhoi kesempatan hidupnya yang semakin berkurang agar tetap istiqamah di jalanMu dan pertemukan kami di SurgaMu, Amieen… Met ultah yang ke 20, moga tambah baik semua, lancar kuliah, lancar semuanya”
”22 Juli 1987... 22 Juli 2007. Gak terasa ya udah 20 tahun. Jadikanlah hari-hari sebelumnya pelajaran untuk masa depan yang tambah cerah. Jangan terulang kesalahan yang dulu. Belajarlah tambah dewasa dalam segala hal. ”Happy Birthday Sahabatku...” Sebagai sahabat, Isna gak bisa berikan sesuatu yang berharga buat Dini. Hanya doa yang bisa Isna panjatkan agar dini bisa menjadi tambah baik dalam segala hal”
”Happy Birthday. Semoga panjang umur. Dimurahkan rezeki. Dimudahkan segala urusannya dan dikabulkan cita-citanya oleh Allah SWT serta menjadi anak yang shalehah. Amien. Met Ultah”
Nah, so far sampai jam segini segitu kalimat-kalimat ucapan selamat ulang tahun untuk saya. 3 orang via telepon, ngobrol tentang banyak hal dan sedikit hal juga ada.
Totally, saya merasakan kehadiran seseorang yang bulan-bulan belakangan ini, sosoknya mulai hilang dari kehidupan saya. Terima kasih untuk doa paling indah dini hari ini. You are still my July, in every July even today when I don’t have ‘heart’ to keep in touch with you. You are still my July. One thing for sure, even though someone who loves you and someone whom you love are not reachable to your eyes or your hand, he or she still exists in your HEART! And you, My JULY, you are still HERE, in MY HEART.
Wednesday, 18 July 2007
Tak pinjam HP Lagi, tapi Indonesia tetap KALAH! Dan saya tetap CINTA!



Debate, maka tidak SEDIH


Memang pernah sekali dua terbesit pikiran semacam itu.
Bahwa sayalah korbannya.
Bahwa sayalah yang disakiti.
Yak, semuanya memang benar, namun dengan pertimbangan dan pemikiran rasional bahwa
Bukan siapa-siapa yang membuat diri saya menjadi korban.
Bukan siapa-siapa yang membuat saya merasa disakiti melainkan diri saya sendiri!
Tuesday, 17 July 2007
The Beautiful Monday
Thanks so much today, people! So many people move me up, tod ay. They motivate me to move up, to be better, in my 20 years old will be, still in this Lovely July!
Monday, 16 July 2007
19 being Manager!
I’m still on my Lovely Sunday, today! With many surprise and something new which is unpredictable and really unwanted *is it?*. SURE!First, I realize myself coming late to my broadcasting schedule as I also was late waking up. Actually not, coz I had set the alarm and reminder that this morning I’m gonna have Sunday Morning Jukebox! But, since I was still sleepy, so I went on sleeping *seems that this -19-years-old-woman and almost 20 is lazy, right? And she is!*.
Finally, I got up in a bit hurry, had my towel, took a ‘flash’ shower, made up myself *just a bit powder into this b-e-a-u-t-i-f-u-l- face*, got dressed well, prepared everything for broadcasting, had a very instant and fast breakfast, greeted and kissed my mom’s hand *I used to doing that!*, ride by motorcycle directly to the studio, had my microphone, and started opening the program.
That’s the morning, nice and still fun as usual. Until I came to a place which I sometimes called as a place to held boring meeting, the place where I and friends are forced *it seems to be forced, believe me!* to listen to unimportant case for going on our career. But it’s real different today! What’s up today, just one phrase:
ME? The MANAGER?

My goodness. It is a real surprise, although the one who is keen on making a BOREDOM for me and friends on that meeting *the owner of the company* really had no intention to make any surprise *moreover today is NOT my BIRTHDAY yet!* and I think it is really not wise to make surprise before the time. That’s why, at first I listened to the plan, I grinned and didn’t know to say what. Really had no idea about. But frankly speaking, even before I am issued to be ‘crowned’ as a manager, I have made much planning for the company *exactly the place where I teach* to talk about this and this and this and that in my mind. There are so many things! Well, just skip about me being the manager before 20. Howh, 19 being manager!
The planning that I have made now are real noted in my book! I called up all of my friends *my best friends, who are also the teamwork* to make some complaint that they have found along they have been working in the company. Why should I do that before I am formally crowned as the MANAGER? Well, it is NOT because of my BOSS, the boring one! But it is more because of I find today, that the sharing profit is really NOT FAIR! I hate the administration of my COMPANY! I hate they don’t tell me about the way how to share the payment of my recently work, and I repent myself didn’t ask about this because I thought it’s really not like what happen in my mind!
Pyhuuwh!
Just pretend that you now are treated unfair, in a condition which you should have got much more than today. I just can’t say anything. Now in my mind is just that I really can’t stand for next week. It’s not just about my BIRTHDAY only *only? My birthday is not ONLY!! It must be SPECIAL J* but it is more than about what I do want to deliver to the boring BOSS. I can’t stand to wait next week. Oh, I must pass tonight, tomorrow, next tomorrow, next tomorrows and more! Sure, be patient will be better.
Sunday, 15 July 2007
My (not) Nice Middle of JULY
Have a nice SUNDAY!
As a whole, hari kemarin –July 14, 2007— hmm a lil bit hard to explain. Banyak hal-hal out of schedule yang terjadi. Yeah, memang tanpa kuliah ini, berarti saya membebaskan tangan saya menulis jadwal harian. Tapi setidaknya, saya sudah rancang dengan rapi dalam otak ini, bahwa hari kemarin, pada pukul 9 pagi, saya haruslah sudah berangkat untuk ambil Memory Card yang berhasil menyelamatkan diri dari maut *yaa ampuuun, majas banged!*. Kemudian pukul 10, saya sudah beres dengan tulisan-tulisan semacam ini maupun balasan-balasan e-mail. Selepas Dzuhur dan makan siang *walaupun saya jarang sengaja makan siang kecuali lapar*, saya diset untuk sudah bermain-main dengan conversation yang menyenangkan itu. Dan seterusnya.............
Nah, tidak terjadi seperti mind set di otak saya. Sayang sekali. Itu bisa terjadi karena ada perasaan manusiawi yang muncul dari dalam diri saya tentang rasa empati dan toleransi pada teman-teman yang bikin resepsi REUNI. Yah, tidak terlalu sia-sia.
Setidaknya, bisa menjadi pelajaran lagi untuk saya, bahwa ternyata, SAYA BENERAN PERLU DIJADWAL SETIAP HARI supaya hidup ini ngga berantakan ke sana kemari.
SUDAHKAH anda JADWAL diri anda hari ini? Absolutely,
in this so much LOVELY JULY.
Saturday, 14 July 2007
Jempolku, SMSku, Juliku
Akibat banyak smsan –yang diluar batas kewajaran—menyebabkan krusakan mendalam pada handphone yang setahun ini sangat setia menemani saya. Saya heran, ngga pernah bisa ya lebih dari setaun tu handphone betah sama-sama saya? Dulu, yang biru yang saya beli dengan setengah uang saya sendiri, harus hilang diambil orang, orang deket rumah *tetangga saya. Hah? Kenapa tetangga saya dalam blog ini kok nyebelin semua yah?*. Trus si hitam legam yang barusan, meninggal mendadak. Kecuali yang si kecil merah menyenangkan ini, yang awalnya saya beli dengan gembira ria senang suka cita secaranya bakal bisa telpon-telponan sama pacar (waktu itu, dienz) cuman Rp. 49/menit. Nah, sekarang lagi ga punya orang untuk diajak telpon-telponan Rp. 3000 sejam, yaa ga masalah sih. Masih ada beberapa orang yang kadang butuh nomor tersebut untuk dihubungi supaya lebih murah waktu ditelpon via wartel.
Huuuh, intinya demam itu GA ENAK!
Ga jadi deh. Kalo saya bicarakan di sini, sama saja saya membuka tabir di balik misteri yang belum terungkap *complicated!*. Biarkan saja tabir itu terbuka perlahan, dan memunculkan misteri di dalamnya secara lengkap, sampai semua orang siap menerima asap yang NYATA bahwa sesungguhnya, semua yang terjadi adalah benar-benar NYATA, bukan sekedar hasrat yang muncul dari sisi yang tak simetris.Friday, 13 July 2007
Saya dan Volare

Iya serius, saya senang siaran, walaupun masih agak tersendat-sendat nih --lagi pilek--
Hmm, apalagi kalau siarannya kayak gini, sambil on line dan bisa posting blog dan bisa cari info dan bisa macem-macem haha...

Saya akui, badan ini memang lelah, seakan perlu di charge ulang -emang henpon?-
Tapi, sungguh saya ikhlas siaran hari ini. Secaranya ngga tau mau berbuat apa di liburan yang amat sangad menyenangkan ini, lebih baik liburan dengan cara melakukan hal-hal bermanfaad dan menghasilkan, setuju?
_dinie.saja_
Tuesday, 10 July 2007
JULIKU-CINTAI-KU

yang sangat menyenangkan dan penuh birokrasi. Yeah, proposal yang saya sendiri ngga tau harus diapakan dan dibawa ke mana saja. Hmmm, gimana nih? Kacau nih kacau beneran!HALAH, DIEM LO! Ganti lagu ah. Celine Dion sangat jauh lebih menyenangkan, That’s the Way It Is.
OK. Cukup sudah sekarang. Benar-benar cukup sudah. Nanti saja lanjutkan lagi. Hanya satu kalimat:
Saya mencintai diri saya seperti saya akan segera berulang tahun.
Monday, 9 July 2007
Ketika Pontianak macet…

, secaranya kita pernah ngobrol di studio Volare waktu roadshow Aneka Yess! dan Irfan panggil saya ”Nie”. Hmmm, NIE panggilan yang beda dari yang banyak orang panggil saya, teriak ”Din.. din... din... UDIN” dodol banged dah hehehe. Nie, that is really a nice nickname. Beberapa orang meletakkan diri mereka begitu special dengan memanggil saya “Nie” bukan “Din”. Beberapa orang yang menyayangi saya panggil saya ”Udin”
(sebagian pendengar yang rikwes juga ada yang meng-Udin-kan saya), dan segelintir orang panggil saya ”Dince”. Hanya satu orang saja yang panggil saya ”Die (baca: di’)” dan tak seorang pun panggil saya ”Fanny”
secaranya nama lengkap saya adalah Dini Haiti Zulfany. Padahal sudah sejak SMP saya ingin sekali ada yang panggil saya Fanny. Satu orang saja tidak apa-apa. Tapi, sampai sekarang tak seorang pun panggil saya Fanny. Huh, nanti kalau dapet kenalan baru, saya mau memperkenalkan diri dengan nama ”Fanny” saja eheehehe.
-----------skip skip skip -----------------
Saat Pontianak begitu macet akhir pekan lalu, hanya karena sebuah Wedding Party. Kenapa ya saya harus selalu membahas tentang
Astaga! Salah siapa sih sampai jalanan bisa jadi macet begitu? Apakah kalimat di atas sudah benar ya –hanya karena sebuah Wedding Party--? Apakah salah Wedding Paty-nya? Atau salah pengantinnya? Atau salah polisinya? Atau salah tamunya? Atau salah tukang parkirnya? Atau salah pemakai jalannya? Ataukah jalannya yang kurang lebar? Oooh Pontianak... saya ngga rela kalau kamu macet. Nanti seperti Jakarta.

Secaranya saya macet dalam keadaan bermotor, sehingga debu-debu jalanan dan udara-udara yang bercampur dengan asap knalpot akhirnya mau tidak mau terhirup pula. Otomatislah, wajah-wajah manusia penghuni Kota Pontianak tercinta ini pun jadinya bisa saya amati dan perhatikan secara langsung tanpa kaca pembatas baik yang jenis transparan, agak gelap, maupun yang gelap. Lewat kacamata minus ini, saya lihat ada berbagai macam wajah sumringah yang ingin segera pulang ke rumah, ingin segera menembus kemacetan jalan yang tak rutin mereka rasakan. Seliweran kendaraan (sebagian besar motor, dienz) bertaburan kesana kemari *lah, bertaburan? Kayak salju aja jadinya ya heheh*. Macam-macam merek motor. Sebagian kreditan dan sebagian sudah lunas. Kalau saya, Alhamdulillah sudah lunas.
Sungguh lelah larut dalam kemacetan jalan. Sampai di rumah pun saya langsung rebah dan tak sadarkan diri. Terbangun jam 2 pagi. Cek inbox handphone, kartu IM3, ada sms darinya yang tak terduga (sudahlah, tak perlu dibesar-besarkan. Tidak special kok). Momen terbangun di sepertiga malam itu saya manfaatkan untuk sedikit perbaiki shalat saya dan berusaha untuk mendekatkan diri lagi. Entahlah, yang saya rasakan akhir-akhir ini adalah tidak terlalu dekat padaNya. Tapi saya ingin dekat lagi. Saya tidak mau DIA jauhi saya. DIA ada di dekat saya. Saya yakin.
Hmmm, harusnya hari kemarin menjadi hari yang meeting juga. Tapi, mempertimbangkan beberapa hal yang selayaknya dipertimbangkan, untuk apa saya datang rapat itu? Jadi, karena kemarin –pada jam yang saya seharusnya rapat- saya sedang on line dan banyak pula teman yang lain on line, akhirnya tidaklah saya datangi rapat yang tak begitu penting itu. Sama sekali tak rugi saya tidak datang. Karena ketika saya tanyakan perihal rapat itu, teman-teman saya beranggapan bahwa pembahasan di rapat itu ’ga terlalu gimana-gimana kok, din’. Haha. Beruntunglah saya tidak datang.
Sekarang sedang siang, 9 Juli 2007, hari Senin. Sebagian besar orang berkata ”I hate Monday”. Tapi saya selalu berkata ”I love Everyday!”. Saya tidak bisa sungguh-sungguh membenci hari-hari. Karena sebenarnya pada dasarnya dan pada hakikatnya, semua hari sama saja untuk saya. Hanya ada satu hari yang berbeda. Taukah anda hari apa? Yaiyalah,
Semoga benar-benar spesial. Paling tidak, saya sendiri nanti yang mengaturnya menjadi begitu spesial.
Saturday, 7 July 2007
Lovely July, without feeling so Lovely
that’s the activity, teaching and teaching and teaching.
yes that’s also the activity, teaching and teaching and teaching.
Friday, hmmm just that’s the activity, broadcasting and teaching and broadcasting.
(I think I need much more capuccino to make it as higher as possible F-r-i-d-a-y!)
Saturday, what’s my activity? Should I go teaching or broadcasting again?
Yes I should, because that’s called as LIFE!
As I must face it as a real new fun and nice and slow like e-waltz?
Neyaaaah, I prefer to go swinging ehehehehe sounds like Mocca song?
Yes it is. It is a real new and fun activity, named M-E-E-T-I-N-G.
Interesting, huh? Along this week, I myself drained me by those kinds of meeting which sometimes drive me crazy! Pyuwh, not because of I don’t like to come to the interesting-fun-nice-happy MeetiNg. But it is much more because of some people inside really make me dizzy and want to go out soon! Different meetings mean some crazy people!
HUH, I hate to talk about GO OUT!
It reminds me of a really hurt case of breaking promise then made me have to face a fact, that I must let him go out for the second. It is just about feeling. Yeah, it’s really just about feeling. I am too stupid to let me play and coy as I am the one in Buble’s song, yeaaa that Everything!
Absolutely I AM NOT! That was NOT ME, and IS NOT ME!
Yeaa, maybe what my friend has told me is correct. A hundred percent correct and undeniable. We are different, so we can’t go to be ONE. We do really need to go out. I am so in pathetic condition. Why should always be like this? Am I really rejected? Am I really unintended? Am I really non-expected one from the one I expect so much? Or am I really made invisible to the one’s heart? Or am I too complicated to accept as not-only-friend-nothing-special? Should I be ‘friend only but nothing special’ of the only? Hooooh, there’s a really really BIG WALL lay in front of US to be ONE. It is a real IMPOSSIBLE and OUT OF MIND to do to be ONE! Too impossible.
Me? Absolutely I’m willing to stay on mine. Him? Absolutely He’s willing to stay on his. It is a real useless f**in’ fantasy to dream.
and leaving it will be better.
Can I? May I? No, you MAY NOT. I won’t let you go out, even just one pace! Off course I never have ability of letting you GO OUT. Just for your information, that I am nothing comparing to HIM, the greatest decision maker. HE has decided it to me and I must take it for granted. Crying out loud, pretending to be tough, repenting on a real unimportant and ineffaceable and ineffable and really unspeakable case! Just sending some trash messages to the trash numbers! Crying then laughing when I read messages of priceless number of one FRIEND! Thank you for sending those messages, friend. I am really lucky for having such nice friend as you. It makes me think everyday that it was not an accidental bump when HE made us as roommate! I do love you coz of HIM.
Well, it is still really LOVELY JULY. 
Moreover, hey look at the date today. It is really nice, huh? 07.07.07 hmmm, I must have got something important and valuable today! Sure, I’ll try to. And now let me sleeping and dreaming about much more important case than the real useless f**in’ fantasy to dream!
Happy sleeping…









