Alhamdulillah, betapa senengnya akhirnya bisa ngenet malam-malam sepuas-puasnya... Gratis tis...
Setelah malam itu si akang (kang Dadi yang cool dan susah ditebak) dateng ke rumah, dan menyatakan kepesimisannya untuk pasang internet di rumah *terutama di kamar saya* namun dengan wajah penuh pelasan *wajah memelas, maksudnya* mengajukan statement: "Masa tiap malem saya mesti ke warnet, mas... (Kan ga ahsan seorang seperti saya terlalu sering pulang larut malem, batin saya malam itu). Hoho, mungkin itulah yang bikin si akang jadi berinisiatif untuk menjadikan rumah saya sebagai terminal buat internet di jalur daerah rumah saya, dan saya, dengan limpahan kemudahan dan rejeki dari Allah SWT, bisa nikmati internet gratis ini malam ini hehe... :z
Ini postingan pertama langsung di halaman blog. Biasanya bikin tulisan dulu di rumah, baru nunggu ke kampus buat hotspot-an or ke warnet untuk publish postingan. Nah, sekarang dah bisa ngapa-ngapain sepuasnya. Hehe, maklumlaaaa... ini kali pertama saya ngenet di rumah, gratis pula tanpa perlu mikirin limit segala.
Yak, Alhamdulillah. Allah yang melancarkan semuanya. Semoga ini bisa menjadi jalan bagi saya untuk semakin mudah melancarkan aktivitas dakwah, aktivitas harian, semua aktivitas yang Insya Allah hanya bermuara pada Allah saja, amien...
Saturday, 10 May 2008
Thursday, 8 May 2008
Bergerak, tuntaskan perubahan!
Hehe, judulnya seperti slogan Kesatuan *tiiiiiit* Indonesia kaaan? (Maaf, tidak bermaksud untuk merahasiakan organisasi, karena memang sudah merupakan rahasia umum untuk dijadikan rahasia bahwa slogan dari K***I adalah seperti yang tertulis di judul saya tadi). Yea, satu visi, satu fikrah, Insya Allah.
Hmm, saya sejenak mengingat saat pelantikan pengurus ESA FKIP UNTAN periode 2008/2009. Hoho... lagi gak mood nulis waktu itu. Saat saya sedang tidak mood menulis hari itu. Maklumlaah. Menulis, bagi saya adalah sebuah pekerjaan bohemian, pekerjaan seniman.
Anyway, saya masih merasa benang keikhlasan itu masih transparan. Belum terlalu jelas terlihat karena serentetan keluhan kadang masih saja keluar dari mulut ini. Yeah, semoga suatu hari nanti, saya bisa benar-benar ikhlas (dan semoga rasa ikhlas itu muncul besok) untuk kepentingan kemenangan dan kejayaan Islam. Allahu Akbar.
Bekerjalah untuk ibadah ya, din... Insya Allah, akan berjalan dengan perasaan ringan, tak terasa beban, dan yang pasti pahala dari Allah menanti. Janji Allah itu pasti.

”O you who believe! If you help (in the cause of) Allah, He will help you and make your foothold firm” (Q.S 47: 7)
Sepertinya sekarang surah Muhammad ayat 7 itu menjadi ayat favorit saya saat saya mulai menemukan rasa malas untuk bekerja dengan niat ibadah karena Allah. Ada semangat keajaiban luar biasa yang terbit, pelan tapi pasti, mengakar dalam tubuh ini saat membaca lagi janji Allah dalam surah tersebut.
Betapa menyenangkannya menanti sesuatu yang pasti. Sebuah kepastian dari Allah untuk menolong saya dan orang-orang yang juga berjuang karenaNya, untuk memperteguh kedudukan kita pada esok hari, lusa, sebulan lagi, tahun depan, sampai kapanpun pasti Allah penuhi.
Ketahuilah : Kebangkitan Islam itu pasti.Maka, jadilah bagian dari kebangkitan itu. Masuklah dalam barisan pejuang-pejuang yang rindukan syahid. Jika hari ini engkau masih sekedar menjadi penonton untuk proses kemenangan ini wahai ikhwah, maka saya bermohon, berhentilah menjadi penonton yang menghalangi keindahan proses menuju kebangkitan dan kejayaan Islam. Jika tulangmu masih belum cukup kuat bergerak, maka lemahkan pula keinginanmu untuk meng-aral-kan langkah-langkah para pejuang fisabilillah. Dan jika hatimu tak kunjung juga melembut untuk menerima hidayah Allah, maka bersiaplah menjadi golongan orang yang merugi.
Wallahu’alam.
Hmm, saya sejenak mengingat saat pelantikan pengurus ESA FKIP UNTAN periode 2008/2009. Hoho... lagi gak mood nulis waktu itu. Saat saya sedang tidak mood menulis hari itu. Maklumlaah. Menulis, bagi saya adalah sebuah pekerjaan bohemian, pekerjaan seniman.
30 April 2008
Bohemian, mengingatkan saya pada sambutan pak mumu. Gaya kepemimpinan bohemian atau gaya seniman, tidak terencana, just flow and go. Iya, hari ini pengurus ESA dilantik, dan saya menawarkan diri untuk menjadi Sekretaris ESA beberapa waktu lalu. Sebuah langkah bodoh jika saya adalah seorang yang tidak peduli dengan gerak langkah dakwah kampus, namun sebuah cara mulia jika frame pemikiran saya adalah menjadi pengurus untuk ibadah, untuk berdakwah.Anyway, saya masih merasa benang keikhlasan itu masih transparan. Belum terlalu jelas terlihat karena serentetan keluhan kadang masih saja keluar dari mulut ini. Yeah, semoga suatu hari nanti, saya bisa benar-benar ikhlas (dan semoga rasa ikhlas itu muncul besok) untuk kepentingan kemenangan dan kejayaan Islam. Allahu Akbar.
Bekerjalah untuk ibadah ya, din... Insya Allah, akan berjalan dengan perasaan ringan, tak terasa beban, dan yang pasti pahala dari Allah menanti. Janji Allah itu pasti.

”O you who believe! If you help (in the cause of) Allah, He will help you and make your foothold firm” (Q.S 47: 7)
Sepertinya sekarang surah Muhammad ayat 7 itu menjadi ayat favorit saya saat saya mulai menemukan rasa malas untuk bekerja dengan niat ibadah karena Allah. Ada semangat keajaiban luar biasa yang terbit, pelan tapi pasti, mengakar dalam tubuh ini saat membaca lagi janji Allah dalam surah tersebut.
Betapa menyenangkannya menanti sesuatu yang pasti. Sebuah kepastian dari Allah untuk menolong saya dan orang-orang yang juga berjuang karenaNya, untuk memperteguh kedudukan kita pada esok hari, lusa, sebulan lagi, tahun depan, sampai kapanpun pasti Allah penuhi.
Ketahuilah : Kebangkitan Islam itu pasti.Maka, jadilah bagian dari kebangkitan itu. Masuklah dalam barisan pejuang-pejuang yang rindukan syahid. Jika hari ini engkau masih sekedar menjadi penonton untuk proses kemenangan ini wahai ikhwah, maka saya bermohon, berhentilah menjadi penonton yang menghalangi keindahan proses menuju kebangkitan dan kejayaan Islam. Jika tulangmu masih belum cukup kuat bergerak, maka lemahkan pula keinginanmu untuk meng-aral-kan langkah-langkah para pejuang fisabilillah. Dan jika hatimu tak kunjung juga melembut untuk menerima hidayah Allah, maka bersiaplah menjadi golongan orang yang merugi.
Wallahu’alam.
Tuesday, 6 May 2008
When Love Speaks...
"Love is not about finding the right person, but creating the right relationship. It's not how much love you have in the beginning, but how much love you build until the end." (the invitation) "Happiness isn't always about having what you're dream, but also about appreciating what u have." (anonymous)
"do not marry a person that you know u can live with, only marry someone that u cannot live without." (anonymous)
"Never break 4 things in your life, TRUST, PROMISE, RELATION & HEART. Because when they break, they don't make noise, but pains a lot" (Charles)
Ada yang mau nambahin? Atau kontra sama statements di atas? Please, leave your comment here, then...
Subscribe to:
Posts (Atom)