dhz tweets fb dhz dhz on pinterest dhz g+ dhz socmed dhz blogs dhz is ... Home Home Image Map

Friday, 4 July 2008

The Last Goodbye


Setelah akhir Juni lalu saya memposting sebuah tulisan berjudul A While Goodbye, sekarang giliran saya berpamitan sama teman-teman, dan berkata, "Friends, this is the last goodbye..." *sambil menitikkan air mata*

Kemarin itu, nulisnya ga beneran GOODBYE, tapi a while goodbye karena belum ada kejelasan dari kampus ga jelas *kampus saya judulnya FKIP, kata temen saya kepanjangannya diubah saja jadi Fakultas Ketidakjelasan Itu Pasti, dan belakangan ini sepertinya saya sedikit sepakat dengan teman saya akibat penganiayaan perasaan dan perampasan hak yang dilakukan fakultas akibat keplinplanan dan ketidakjelasan terhadap pengambilan beberapa keputusan yang menyangkut proses perkuliahan saya dan teman-teman --hosh..hosh..-*, begitu ceritanya. Nah, hari itu dikabari bahwa berangkat katanya tanggal 1 Juli, dan hari itu juga dikabari bahwa berangkat ga jadi tanggal 1 juli, tapi diundur menjadi 3, 4, atau 5 Juli. Kabar kedua aja ga jelas kan?

Tapi alhamdulillah, biar bagaimanapun juga, FKIP tetap kampus tercinta karena saya sudah terlanjur kuliah di sana selama 3 tahun dan kenangan-kenangan sangat indah sudah menjejak di tanah FKIP. Yeah, hari ini sudah dapet kejelasan: KKN berangkat tanggal 5 Juli 2008, untuk wilayah KKN Rasau Jaya I. Start dari kampus jam 8 pagi. Sayangnya, ternyata ketidakjelasan masih adaaaaaa aja yang nyangkut. Satu lagi nih yang ga jelas: Apakah boleh KKN sambil PPL? Kemarin bilangnya ga boleh, tapi tadi katanya Pak Dekan bilang boleh. Waaaargh, saya gemes!

Beneran bingung. Anyway, boleh atau ga boleh PPL *dan saya yakin saya tetap ambil mata kuliah PPL semester ini dengan teman-teman yang akan memperjuangkannya*, saya tetap harus berpamitan, membuat sebuah konferensi pers *acam la kaw tu artis din!*, untuk mengumumkan bahwa akan ada kemungkinan saya tidak aktif untuk sementara waktu dari dunia maya.

Barangkali tidak ada yang merasa begitu kehilangan saya selain rekan Tya yang merasa teraniaya dan terzalimi, seorang teman chatting bernama Wija, seorang teman yang saya merasa punya hubungan baik dengannya, siapa lagi ya? Oiya, sama kang asep kayaknya nyehehe... Kalian yang namanya disebutkan di sini ngga boleh ngeles! Sudah ngaku di shoutbox dan sudah ngobrol via telepon, makanya saya berani nulis di sini hehe.

Yang pasti, sahabat-sahabat saya yang beberapa waktu lalu sempat menghilangkan gairah saya untuk bersahabat pasti akan saya rindukan, dan merindukan saya. Sussi, Mia, Elisa. Sedangkan 3 orang lain: Fika, Linda, Wawa, satu kelompok sama saya. Wawa, masak yang enak yaaa...

Yeah, 2 bulan mungkin akan ada waktu sebentar untuk singgah kembali ke kamar saya yang pink ini. Sebentar saja, buat cek e-mail dan nonton TV hehe.

Okedeeh... Akhir kata, melalui postingan ini, saya mohon izin, mohon pamit, maafkan untuk segala silap lidah dan kesalahan produksi kalimat yang saya buat. Doakan saya dapet warga belajar yang bisa diajari biar bebas buta aksara dan biar cepet pulang ke Pontianak, cepet outline, cepet seminar, cepet riset, cepet susun skripsi, cepet sidang, dan cepet married *muaranya, ke situuuu aja mulu din...*

Makasih ya teman-teman sudah berbaik hati memberi nasehat dan merindukan saya. Saya akan kangen dengan kalian semua.

Wednesday, 2 July 2008

20 days to, and still not well


The D day now can be counted by our fingers, hand and foot. 20 days to the D day, ladies and gentlemen! And I am still in my not-well feeling! Did I also feel the same way before the previous July?

I do not check, do not want to. I fluctuate my own feeling again. Really nice, in fact, to see that we actually the people who are able to do that. We are the boss of our feeling. We are holding the remote control of our emotion. So, it's really in our hand whether we want to press the 'labile button' or do not want to leave the 'stable button'.



Various kinds of feeling come to me recently. Lately seems that I choose a feeling of un-stable, or it just run on since I am actually an un-stable one? I don't know. I feel that I was patient enough in facing a reality that the exclusivity does still exist inside those people. I do not want to say it's not fair, really. But I feel that it is really unfair! So MUCH...

What happen to world? Is it the real setting from HIM? Or it's me who can not take the best setting for granted? The second must be the answer. I am not sincere enough to admit that I am still arrogant to face the fact. KILL ME, please...

Tuesday, 1 July 2008

When the feeling mingling


"I think the sms I've sent to you is clear enough to understand. That's comprehensible" -me-

"No, I don't understand. Explain it more" -him-

"Well, so this way, friends. We need to conduct the page together since I was not supposed to work by myself (although I am actually able to do, I said in heart). To make it, all you have to do is just this... bla bla bla" -me-
..........................................

"So, who will take this responsibility along we leave for Pontianak?" -him-

....people in meeting... S I L E N T ...

"I believe that actually we don't have to make it as like Dini said. I wonder about the quality of the articles if we demand ourselves in distributing them directly for 8 or 9 edition. I think we still can do it while we leave for this city" -him-

"Please explain me in what way" -me-

"Just send the articles by e-mail, simple" -him-



"Oh yeah. Internet in remote area, huh? Pretending there will be, it makes us easy then. But pretending there will no, it makes us busy then" -me-

"Ya, we must prepare the worst thing that may happen. It should be one who takes the responsibility. No need to manage till 8 edition" -her-


AND I AM SICK AND TIRED TO TALK MORE ABOUT THE MEETING TODAY!

Why should you, my friend, again (you told me that it will be better for us to conduct it in some numbers of edition just like I told in the meeting!) make me disappointed? Underestimation is a usual thing for you to do to me. But this is REALLY ANNOYED! Now, you are not more than a BIG HYPOCRITE!

*Sigh* It's July! And I am not supposed to be fed up with things since this is my month. In my month, nothing is not beautiful. Everything must be beautiful.

One beautiful today. Thanks God, thanks mam, to give me that satisfactory score.

...to be continued